APAU KAYAN, Cokoliat.com – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan dan pedalaman Apau Kayan, Kabupaten Malinau, pada 15–19 April 2025.
Selama kunjungan tersebut, Wakil Gubernur meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah dan mendengarkan aspirasi masyarakat di sejumlah desa.
“Saya bersama Pak Gubernur Kaltara telah berdialog dengan para tokoh masyarakat dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi mereka, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah perbatasan,” kata Ingkong Ala , Senin (21/4/2025).
Salah satu jalur utama yang menjadi perhatian adalah ruas jalan penghubung antara Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, dan Desa Data Dian, Kecamatan Kayan Hilir. Di jalur ini, ditemukan sedikitnya lima titik kerusakan parah.
“Itu baru jalan menuju Desa Data Dian, belum termasuk jalur ke arah Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yang juga mengalami kerusakan cukup banyak—ada puluhan titik,” ungkapnya.
Wagub menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk melihat langsung kondisi nyata di lapangan dan mencari solusi konkret.
“Saya sangat memahami kondisi masyarakat Apau Kayan. Persoalan jalan ini sudah menjadi keluhan puluhan tahun warga di wilayah perbatasan,” ujar Ingkong Ala, yang juga merupakan putra asli Desa Long Nawang.
Ia menegaskan komitmennya bersama Gubernur Kaltara untuk memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat, mengingat status jalan poros Apau Kayan merupakan bagian dari jaringan jalan nasional.
“Ini adalah komitmen kami—memperjuangkan anggaran dan sumber daya dari pusat demi perbaikan infrastruktur jalan, yang menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” tegasnya.
Dalam kunjungan ini, Wakil Gubernur turut didampingi sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Dr. Ferdy Manurun Tanduk Langi, S.E., M.Si., Kepala Dinas Sosial Kaltara Obed Daniel L. Tobing, S.Hut., M.M., dan Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Berltius, S.Hut.
Peninjauan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan signifikan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah paling terpencil Kalimantan Utara. (dkisp)




































