Pemprov Kaltara Percepat Integrasi Data, Dashboard Eksekutif Jadi Pusat Kendali Kebijakan

KANALPUBLIK.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong percepatan transformasi digital melalui finalisasi Dashboard Executive dan integrasi data lintas perangkat daerah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengambilan kebijakan yang lebih cepat, akurat, dan terukur.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, saat membuka Workshop Finalisasi Dashboard Executive di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (9/6).

Denny menekankan bahwa data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi merupakan fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, tanpa dukungan data yang valid, kebijakan pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran.

“Data adalah kunci. Tanpa data yang valid, kebijakan yang diambil hanya bersifat spekulatif,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sebagai wilayah perbatasan sekaligus beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kaltara dituntut untuk mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta meninggalkan pola kerja sektoral yang selama ini menghambat integrasi.

Ia mengakui, tantangan utama bukan pada ketersediaan data, melainkan belum terhubungnya berbagai aplikasi dan sistem yang digunakan oleh perangkat daerah.

Melalui workshop ini, Pemprov Kaltara menargetkan terwujudnya ekosistem digital yang terintegrasi. Terdapat tiga fokus utama dalam tahap finalisasi tersebut.

Pertama, integrasi platform sektoral melalui konektivitas antar aplikasi menggunakan sistem Application Programming Interface (API). Kedua, penyempurnaan Dashboard Executive sebagai pusat kendali pimpinan daerah dalam memantau progres pembangunan, penyerapan anggaran, serta capaian program prioritas secara real time.

Ketiga, penguatan Portal Satu Data Daerah sebagai implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, guna memastikan data yang tersaji kredibel, tidak duplikatif, dan mudah diakses.

“Dashboard ini akan menjadi instrumen strategis bagi pimpinan daerah untuk memantau kinerja secara cepat dan akurat,” kata Denny.

Di akhir arahannya, ia mengingatkan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengembangan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja, khususnya dalam hal berbagi data yang valid dan terintegrasi.

Workshop ini turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara, Iskandar, Provincial Lead Program SKALA Kaltara Nurul Affandy, serta para pengelola data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara.

Pos terkait