Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wempi Dorong Tenaga Pendidik Tetap Berinovasi

Bupati Malinau, Wempi W Mawa saat menghadiri Lokakarya Penyampaian Laporan Hasil Pilot P3MPD Kabupaten Malinau Tahun 2021, kemarin (16/7/2021)

MALINAU, cokoliat.com – Bupati Malinau, Wempi W Mawa menghadiri kegiatan Lokakarya Penyampaian Laporan Hasil Pilot Perencanaan Program Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar (P3MPD) Kabupaten Malinau 2021 di Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Jum’at (16/7/2021).

Dalam sambutannya, Wempi mengatakan untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, harus dimulai dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik.
“Tenaga pendidik, perangkat dan metode pembelajaran yang efektif merupakan suatu hal yang harus kita siapkan kedepan,” ujarnya.
Ketua DPRD Malinau, Ping Ding turut hadir dalam kegiatan tersebut . Tim Inovasi Kaltara juga mengisi kegiatan lokakarya yang diikuti perwakilan guru, Ikatan Keluarga Baca Malinau (IKBM) dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kaltara.
Wempi menyebutkan adanya pandemi Covid-19 ini sudah mendorong para guru untuk belajar, memaksimalkan teknologi informasi. Hal ini dilakukan, agar proses pembelajaran jarak jauh dapat terus berjalan.
Selain itu, di bidang pendidikan ini, Bupati Wempi juga menyoroti peran guru dalam melakukan inovasi khususnya saat ini ditengah pendemi Covid-19.
“Lewat perkembangan teknologi informasi saat ini, dunia pendidikan harus mengadakan inovasi yang positif untuk peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan,” ucapnya.
Namun, ditengah semangat para guru untuk melakukan inovasi lewat perkembangan teknologi informasi, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Diantaranya keterbatasan perangkat dan koneksi internet, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Malinau.
“Teknologi informasi punya peran yang sangat tepat dalam akselerasi percepatan peningkatan mutu, dan menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Disisi lainnya, kita masih harus mengatasi keterbatasan di fasilitas teknologi informasi dan akses koneksi internet. Kemudian pengembangan kualitas guru maupun peserta didik,” sambungnya.
Meski memiliki peranan besar ditengah pandemi, tambah Wempi, keberadaan teknologi informasi tetap tidak dapat menggantikan peran seorang guru. Ia menilai, Guru memiliki pengaruh yang sangat besar, bukan hanya sebagai pengajar dan pendidik, tetapi juga sebagai motivator.
Ia berharap, meski ditengah keterbatasan fasilitas pendukung pendidikan yang masih kurang di masa pandemi, proses pendidikan tidak boleh berhenti.
Wempi juga mendorong para guru, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan agar tetap terus melahirkan inovasi pembelajaran. Menurutnya, anak-anak didik harus tetap diberikan bekal pengetahuan, pendampingan dan pendidikan secara optimal.
“Agar kelak mereka dapat menjadi harapan kita semua, dalam meneruskan pembangunan di daerah kedepan,” pungkasnya.(ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan