SAMARINDA, Cokoliat.com – Menjawab isu strategis Kelitbangan tahun 2025-2029, Tim Majelis Pertimbangan Kelitbangan Kota Samarinda gelar sidang yang dipimpin secara langsung Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Kelitbangan Samarinda.
Sidang yang berlangsung di gedung Balai Kota, Selasa (29/10/2024), menghadirkan para praktisi dan akademisi dari berbagai Universitas Negeri maupun Swasta di Kalimantan Timur dan Kepala Puslatbang KDOD LAN, Dr Muhammad Aswad.
Usai membuka, Hero mengatakan kegiatan ini untuk memberikan arah dan kebijakan umum Kelitbangan dan memberikan pertimbangan pemanfaatan serta dukungan pelaksanaan dalam bidang Kelitbangan.
“Majelis Pertimbangan ini merupakan mekanisme kelitbangan yang cukup membantu pemerintah daerah, dalam menentukan program-program prioritas Pembangunan ke depan yang sesuai dengan target capaian RPJMD,” tuturnya.
Hero berharap, ada sumbang pemikiran dan koreksi demi keberhasilan dan pengembangan kota Samarinda.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Kota Samarinda, Ananta Fathurrozi menambahkan, hasil diskusi internal yang telah dilakukan sebelumnya telah tersusun Isu Strategis Kelitbangan 2025-2029 dari permasalahan dan isu strategis Pemerintah Kota Samarinda berdasarkan Rancangan Teknokratik (Rantek) 2025-2029.
“Diantaranya, isu transformasi sosial, transformasi ekonomi, transfromasi tata kelola,supremasi hukum, stabilitas, dan kepemimpinan Indonesia, serta isu ketahanan sosialbudaya dan ekologi. Dimana masing-masing isu ini memiliki turunan isu yang perlu didiskusikan bersama,” ungkapnya.
Selain isu, pihaknya juga telah menyusun sasaran strategis yang mencakup peningkatan profesionalisme dan peningkatan kolaborasi, pengembangan riset dan inovasi serta peningkatan produktivitas dan daya saing riset yang terakhir tata kelola pemerintah yang efektif. (*)




































