MALINAU, cokoliat.com – Sebagai komitmen perusahaan di bidang pendidikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, CSR PT. Mitrabara Adiperdana (MA) – Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) melaksanakan sejumlah upaya mendukung meningkatnya mutu kualitas pendidikan di Kabupaten Malinau.
Kepala Departemen CSR PT. MA – BDMS, I Gede Agus Supaundra mengungkapkan, penandatanganan MoU dengan Dinas Pendidikan Malinau yang dilaksanakan Jumat (16/7/2021) kemarin, merupakan merupakan rangkaian kegiatan Lokakarya Penyampaian Hasil Pilot Perencanaan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar.
“Penandatangan Mou kemarin adalah kelanjutan dari program prioritas Pemerintah Daerah sebelumnya di bidang Pendidikan,” ujarnya, saat dikonfirmasi Cokoliat.com, Sabtu (17/7/2021).
Ia menambahkan, penandatanganan MoU ini seharusnya dilakukan tahun lalu. Namun, karena masa pandemi sehingga jadwalnya diundur dan baru direalisasikan pekan ini.
Prinsip kerjasama ini, kata dia, telah berjalan dari awal tahun dengan memaksimalkan waktu pelaksanaannya meski ditengah pandemi.
“Kerjasama ini merupakan penguatan kualitas Pendidikan. Terutama pendidikan dasar di kelas awal bagi tenaga guru dan anak didik di Kabupaten Malinau,” jelasnya.
Di bidang pendidikan, kolaborasi PT. MA-BDMS dengan Pemkab Malinau melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu Pendidikan, juga dijembatani oleh project dari Tim Inovasi Kaltara.
“Seperti pelatihan dan pengembangan dasar di project Inovasi di wilayah Malinau Barat dan Malinau Kota, kita sinkronkan dengan program CSR perusahaan di bidang Pendidikan tersebut,” ucapnya.
MoU kerjasama antara PT. MA-BDMS dan Dinas Pendidikan, lingkupnya mulai dari pelatihan guru dan penyedian buku bacaan di kelas awal. Ia pun menyoroti kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Malinau. Dinilainya, Pendidikan ialah poin paling penting dalam membangun karakter anak bangsa.
“Pendidikan di kelas dasar merupakan tempat ideal untuk membentuk karakter seorang anak didik. Dari tengah kita membentuknya pasti akan mempunyai kesulitan tersendiri, tapi jika dari awal sudah terbentuk bagus maka ditengah dan setelahnya pasti akan mudah,” katanya lagi.
I Gede Agus Supaundra juga berharap agar seluruh komponen masyarakat dapat ikut terlibat. “Tidak mungkin pembangunan khususnya pengembangan SDM akan berjalan, jika hanya berpangku tangan dengan Pemerintah Daerah,” tegasnya. (ag)




































