COKOLIAT.COM, MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025 di Hotel Aston Sentul Lake Resort and Conference, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).
Rakor yang digelar Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ini membahas dua agenda utama yaitu penyusunan Perencanaan Pengelolaan BWN-KP Tahun 2027 serta evaluasi pengendalian pengelolaan BWN-KP Tahun 2025 yang telah berjalan.
Wabup Jakaria hadir untuk memastikan bahwa suara daerah perbatasan seperti Malinau masuk dalam desain kebijakan nasional.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan perbatasan tidak dapat berjalan optimal tanpa koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Malinau adalah wilayah strategis yang bersinggungan langsung dengan negara tetangga. Karena itu, kolaborasi pusat dan daerah sangat menentukan efektivitas pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan,” ujar Jakaria.
Kegiatan dibuka oleh Menko Polhukam sekaligus Ketua Pengarah BNPP RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, dan turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP.
Dalam arahannya, kedua pejabat tersebut menekankan bahwa kebijakan perbatasan harus selaras dengan visi RPJPN 2025–2045, terutama terkait penguatan pertahanan-keamanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar, keberlanjutan lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang efisien.
Bagi Kabupaten Malinau, forum ini menjadi ruang strategis untuk mengawal pembangunan infrastruktur perbatasan, memperkuat layanan dasar di desa-desa terluar, serta memastikan program lintas kementerian berjalan searah dengan kebutuhan masyarakat lokal.(Ck12).




































