COKOLIAT.COM, MALINAU – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) menggelar serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan lebih dari 1.500 peserta dari berbagai unsur pendidikan nonformal.
Peringatan Hardiknas kali ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi dirancang sebagai momentum peningkatan kapasitas dan semangat para tenaga pendidik. Rangkaian kegiatan dimulai sejak awal Mei dan akan berlangsung hingga akhir bulan, dengan berbagai aktivitas yang menyasar langsung guru PAUD, tutor PKBM, hingga mahasiswa.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Elisa, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan POKJA PAUD, IGTKI, serta Hengkodi.
“Kami awali dengan lomba senam yang diikuti para guru PAUD, sebagai bentuk pembuka yang semangat dan menyenangkan,” kata Elisa, Selasa (6/5/2025).
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan workshop bertajuk “Guru Hebat” yang akan digelar pada 14–16 Mei 2025. Workshop ini akan diikuti oleh guru dari berbagai latar belakang, mulai dari guru PAUD, guru mengaji, guru sekolah minggu, hingga mahasiswa yang aktif di dunia pendidikan. Tercatat lebih dari 300 peserta telah mendaftar.
Tak hanya itu, pelatihan intensif bagi tutor, warga belajar, dan anggota IGTKI juga akan diselenggarakan pada 26–28 Mei 2025. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk penguatan kompetensi pengajar di sektor pendidikan nonformal, yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan di wilayah perbatasan seperti Malinau.
Sebagai penutup, Pekan Olahraga PUS akan digelar pada 30 Mei 2025. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari enam kecamatan, dan kemudian diperluas ke daerah-daerah perbatasan seperti Kembang. Konsepnya mengusung prinsip “moving location” agar distribusi kegiatan terasa merata di seluruh wilayah.
Elisa juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyosialisasikan Senam Anak Sehat Indonesia Kuat, sebuah program nasional yang kini mulai diwajibkan di setiap satuan PAUD.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya memperkuat semangat dan kebersamaan antarpendidik, tapi juga meningkatkan kualitas hidup dan profesionalisme mereka sebagai ujung tombak pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal,” pungkasnya. ( dia/wh)




































