KANALPUBLIK.COM, MALINAU— Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara 2026.
Salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah menyiapkan akomodasi bagi ribuan peserta yang diperkirakan akan datang ke Malinau.
Lebih dari 5.000 orang, yang terdiri dari atlet, pelatih, official, tim medis, dan unsur pendukung lainnya, diperkirakan akan berada di Malinau selama pelaksanaan Porprov.
Keterbatasan kapasitas hotel membuat pemerintah daerah menyiapkan alternatif dengan melibatkan masyarakat sebagai penyedia *homestay*.
Panitia mengimbau warga yang memiliki rumah atau tempat tinggal yang dapat disewakan untuk ikut berpartisipasi menyediakan akomodasi bagi kontingen dari kabupaten dan kota peserta Porprov.
KONI Malinau nantinya membantu melakukan pendataan rumah warga yang bersedia menjadi *homestay*. Kontingen dari daerah lain dapat memilih lokasi yang tersedia dan melakukan komunikasi langsung dengan pemilik rumah.
Selain rumah, masyarakat juga dapat mengambil peluang ekonomi dengan menyediakan jasa transportasi maupun laundry selama kegiatan berlangsung.
Untuk menjaga keamanan, kontingen yang telah menentukan lokasi menginap diharapkan melaporkan tempat tinggalnya kepada panitia. Pemerintah daerah akan melakukan pengamanan dengan melibatkan Satpol PP dan Linmas di sekitar lokasi *homestay*.
Jika kebutuhan akomodasi masih belum terpenuhi, pemerintah daerah menyiapkan gedung Badan Diklat sebagai alternatif tempat menginap bagi peserta.
Kucing Merah Jadi Maskot
Selain persoalan akomodasi, persiapan teknis pertandingan juga terus dilakukan. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Teknis (Rakteks) PB Porprov II/2026 yang berlangsung selama dua hari.
Pembahasan meliputi keabsahan atlet, kepastian cabang olahraga, hingga penentuan venue pertandingan.
Proses verifikasi keabsahan atlet akan melibatkan Dinas Kependudukan dan PencatatSipil (Disdukcapil) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Panitia juga memastikan daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Dari 50 cabor yang direncanakan, sebanyak 48 merupakan cabor prestasi dan dua lainnya merupakan cabor eksibisi.
Sementara itu, penetapan lokasi pertandingan akan dilakukan setelah panitia memperoleh kepastian *Technical Handbook* (THB) dari KONI Provinsi Kalimantan Utara.
Dalam rangkaian persiapan tersebut, Malinau juga meluncurkan logo dan maskot resmi Porprov II/2026 bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43.
Kucing Merah (*Catopuma badia*) dipilih sebagai maskot karena merupakan salah satu satwa endemik Kalimantan yang memiliki keterkaitan kuat dengan lingkungan alam Malinau.
Desain maskot merupakan karya Pius Beli yang telah melalui proses sayembara dan penilaian dewan juri. Desain tersebut kemudian disempurnakan sebelum digunakan secara resmi dalam seluruh rangkaian Porprov II/2026.
Maskot Kucing Merah juga dipadukan dengan unsur budaya lokal, seperti topi tradisional berbahan rotan dan ornamen khas Dayak dan Punan.
Porprov Diharapkan Gerakkan Ekonomi
Pemerintah Kabupaten Malinau tidak hanya menargetkan sukses penyelenggaraan dari sisi pertandingan. Kehadiran ribuan peserta juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Pelaku UMKM, pemilik warung makan, penyedia jasa transportasi, hingga pengelola destinasi wisata akan dilibatkan selama pelaksanaan Porprov.
Pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan dan pembinaan terhadap pelaku usaha, terutama berkaitan dengan kebersihan, kehalalan makanan, kepastian harga, serta ketersediaan stok.
Sejumlah destinasi wisata, seperti Tanah Ulen dan Semolon, juga dapat menjadi pilihan bagi peserta dan tamu untuk mengenal potensi wisata Kabupaten Malinau.
Dengan persiapan tersebut, Pemkab Malinau berharap Porprov II/2026 tidak hanya berlangsung sukses dari sisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Malinau kini terus mematangkan kesiapan agar ribuan peserta yang datang dapat memperoleh fasilitas pertandingan dan akomodasi yang aman serta nyaman selama berada di Bumi Intimung.
Reporter : Rahmawati
