Rahmawati Zainal Hadiri Rakornas Posyandu, Fokus Cegah Stunting dan Perkuat Gizi

COKOLIAT.COM , JAKARTA – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tahun 2025 sukses digelar di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara.

Acara yang dihadiri ratusan ketua Tim Pembina Posyandu se-Indonesia ini meneguhkan penguatan peran Posyandu melalui enam bidang layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Rakornas dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, usai penyampaian materi oleh Menteri Dalam Negeri sekaligus Penasihat TP Posyandu, Tito Karnavian. Tema besar yang diusung adalah “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045.”

Dalam sambutannya, Tri menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Posyandu sebagai lembaga ketahanan desa.

Bacaan Lainnya

“Ada enam Standar Pelayanan Minimal yang harus diberikan kepada masyarakat. Selama ini Posyandu identik dengan kesehatan, tetapi sekarang cakupannya meluas. Kita ingin Posyandu melayani enam bidang SPM,” ujarnya, Jumat (9/25).

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Tri menegaskan, para kader akan menjadi mitra pemerintah untuk menyukseskan implementasi layanan terpadu tersebut.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., turut hadir bersama para ketua TP Posyandu provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan peran Posyandu, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak.

Tri berharap Rakornas ini menjadi ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan Posyandu, menyosialisasikan regulasi terbaru, serta merumuskan rencana aksi sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan fokus pada pencegahan stunting dan penguatan gizi, Rakornas Posyandu 2025 diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan terpadu yang efektif. Posyandu di seluruh Indonesia ditargetkan semakin siap menjadi garda terdepan pelayanan enam bidang SPM, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045. (*)

Pos terkait