SENDAWAR, Cokoliat.com – Tiga unsur pimpinan DPRD Kutai Barat (Kubar) periode 2024-2029 resmi dilantik, pada Rapat Paripurna Istimewa I Masa Sidang III tahun 2024 DPRD Kubar, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kubar, Selasa (22/10/2024).
Pelantikan tersebut, didasari surat keputusan (SK) Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, nomor : 100.1.4.2/47/B.POP.II/2024 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kubar. Ketua DPRD dijabat Ridwai dari Fraksi PDI Perjuangan, Wakil Ketua I dijabat Agustinus Agustinus dari Fraksi Golkar dan Sepe M dijabat Wakil Ketua II dari Fraksi Gerindra.
Pengucapan sumpah dan janji peresmian pimpinan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Kubar Henu Sistha Aditya.
Bupati Kubar FX Yapan menyampaikan selamat kepada unsur pimpin DPRD Kubar yang telah diambil pengucapan sumpah dan janji.
“Semoga hal ini, dapat menjadi momentum peneguhan dan penguatan tugas dalam melaksanakan pengorganisasian DPRD selama 5 tahun kedepan,” ujarnya.
Diharapkan melalui pengorganisasian DPRD sinergitas yang terjalin selama ini antara DPRD Kubar dengan Pemkab dapat terus ditingkatkan. Sehingga setiap upaya percepatan pembangunan pada masa otonomi daerah dapat terlaksana dengan sukses kedepannya.
“Selama hampir 25 tahun usia Pemkab Kubar, bersama kita telah melalui perjuangan yang panjang terutama dalam mewujudkan Kubar semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sdm,” ucapnya lagi.
Ia menambahkan, dalam proses tersebut sudah banyak hal yang bermakna dan memampukan belajar dari pengalaman yang berharga. Serta mendewasakan diri untuk mengoptimalkan diri membangun Kubar.
Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat, agar selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam suksesnya penyelenggaraan pembangunan Kubar demi terwujudnya hari esok Kubar yang lebih baik.
Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada unsur pimpinan DPRD yang telah mengabdi pada periode lalu untuk kemajuan Kubar.
“Jangan pernah berhenti berjuang, sebagai tokoh dan juga masyarakat berkaryalah demi pembangunan Kutai Barat yang lebih maju,” tutupnya. (*)
