COKOLIAT.COM, LONG BAGUN | MAHAKAM ULU – Patroli rutin yang dilakukan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan di bawah komando Letkol Arm Januar Idrus, S.H., M.I.P. kembali membuahkan hasil. Satuan tugas yang bertugas menjaga wilayah perbatasan Kalimantan itu berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan botol dan kaleng minuman keras (Miras) ilegal di Pelabuhan Batu Majang, Kecamatan Long Bagun.
Penindakan dilakukan oleh Pos Long Bagun yang dipimpin Kapten Arm Ali Sabri Timin, S.T.Han., bersama tim Satuan Gabungan Intelijen (SGI) Satgas. Barang-barang ilegal tersebut diketahui milik seorang pria berinisial D (34), yang berasal dari Samarinda dan berencana menjualnya kembali tanpa izin resmi.
Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang diamankan terdiri dari:
• Atlas 620 ml: 24 botol
• Anggur Merah 620 ml: 12 botol
• Whisky Drum 700 ml: 12 botol
• Whisky Drum 350 ml: 12 botol
• Beer Bintang 320 ml: 240 kaleng
Total 300 botol dan kaleng Miras ilegal berhasil disita dalam operasi tersebut. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Long Bagun untuk proses hukum lebih lanjut.
Dansatgas Pamtas Yonarmed 4/Parahyangan, Letkol Arm Januar Idrus, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti komitmen kuat Satgas dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dari aktivitas ilegal.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kewaspadaan dan kerja sama yang solid antara personel di lapangan. Kami akan terus memperketat pengawasan di jalur-jalur distribusi barang agar perbatasan tetap aman dari peredaran Miras dan kegiatan ilegal lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan melawan hukum seperti penyelundupan, perdagangan ilegal, maupun peredaran Miras tanpa izin.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berperan menjaga ketertiban di wilayah masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tambahnya.
Dengan tindakan tegas tersebut, Satgas Yonarmed 4/Parahyangan berharap dapat memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.(Ag).
