COKOLIAT.COM, TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., menilai potensi desainer muda di Kaltara sangat besar untuk melahirkan karya fesyen berciri khas daerah.
Optimisme itu disampaikan saat membuka Pelatihan Desain Fesyen dan Menjahit Tingkat Lanjutan di SMK Negeri 1 Tanjung Selor, Senin (10/11).
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari, 9–13 November 2025, merupakan hasil kolaborasi antara Dekranasda Kaltara dan Bank Indonesia.
Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini untuk memperdalam keterampilan di bidang desain busana dan menjahit.
Menurut Rahmawati, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif, khususnya industri fesyen berbasis kearifan lokal.
“Tujuannya bukan hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga mengembangkan kreativitas agar busana karya anak daerah punya nilai jual sekaligus memperkenalkan identitas budaya kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap produk desainer lokal.
“Saya pribadi bangga mengenakan hasil karya desainer kita sendiri. Kalau bukan kita yang memakainya, siapa lagi? Ini bentuk nyata menghargai dan menjaga kearifan lokal,” katanya.
Rahmawati berharap pelatihan ini dapat menjadi wadah pembinaan jangka panjang bagi desainer muda Kaltara untuk tampil di tingkat nasional hingga internasional.
“Pelatihan ini langkah kecil menuju tujuan besar membangun identitas fesyen Kaltara yang dikenal karena keindahan dan karakter budayanya,” tutupnya.(dkisp).
