BKD Kaltara Siapkan PANDU TALENTA, Pemetaan Karier ASN Berbasis Data Diperkuat

KANALPUBLIK.COM, TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan program PANDU TALENTA (Pendampingan dan Pemenuhan Data untuk Implementasi Manajemen Talenta) untuk mempercepat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Program yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 di Kantor BKD Kaltara tersebut berfokus pada pelengkapan, pemutakhiran, dan verifikasi data kepegawaian sebagai dasar pemetaan potensi, kompetensi, serta kinerja ASN.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan karier aparatur agar lebih terarah dan berbasis data yang akurat, sekaligus mendukung penerapan sistem merit di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Kaltara, Sriwati, S.T., mengatakan kelengkapan data portofolio pegawai menjadi faktor penting dalam menentukan ketepatan pemetaan talenta.

Menurutnya, data yang tidak lengkap atau belum diperbarui dapat menghambat proses pemetaan potensi dan kompetensi pegawai. Karena itu, pendampingan diperlukan agar ASN dan perangkat daerah memahami data yang harus dipenuhi serta mekanisme pemutakhirannya melalui sistem kepegawaian yang tersedia.

“Melalui PANDU TALENTA, kami ingin membantu ASN dan perangkat daerah memastikan data kepegawaiannya lengkap dan sesuai. Data yang akurat sangat penting untuk mendukung pemetaan talenta secara tepat,” kata Sriwati.

Selain mendorong kelengkapan data, BKD Kaltara juga memberikan akses informasi kepada ASN untuk mengetahui hasil pemetaan talenta masing-masing.

Sriwati menjelaskan, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara saat ini sudah dapat melihat posisi talent boxmelalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) yang dapat diakses melalui aplikasi MyASN.

Informasi tersebut diharapkan membantu pegawai memahami hasil pemetaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan untuk mendukung pengembangan karier.

Antusiasme ASN terhadap penerapan manajemen talenta juga mulai terlihat. Sejumlah pegawai telah mendatangi BKD Kaltara untuk berkonsultasi mengenai posisi pemetaan dan kriteria yang digunakan, termasuk pemenuhan data yang masih diperlukan.

Sebelum menyiapkan PANDU TALENTA, BKD Kaltara telah melaksanakan coaching clinic bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta sosialisasi manajemen talenta yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara selaku Ketua Komite Talenta Provinsi Kaltara. Kegiatan tersebut melibatkan ASN pemerintah provinsi dan jajaran pemerintah kabupaten/kota.

Dalam pelaksanaannya, pendampingan pada 21–22 Oktober akan diberikan kepada perangkat daerah sesuai jadwal yang telah disusun. Pengaturan ini ditujukan agar proses konsultasi, verifikasi, dan pemenuhan data berjalan lebih tertib dan efektif.

PANDU TALENTA merupakan bagian dari Rencana Aksi Perubahan yang digagas Sriwati dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IX Tahun 2026, dengan dukungan Kepala BKD Kaltara, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si.

Andi Amriampa menegaskan, percepatan pemenuhan data dan penerapan manajemen talenta menjadi langkah penting dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang unggul dan berdaya saing.

Melalui program tersebut, BKD Kaltara menargetkan pengelolaan talenta ASN semakin optimal, dengan proses pemetaan yang didukung data akurat dan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan pegawai.

Penerapan sistem merit yang mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja diharapkan dapat mendorong pengembangan karier ASN secara lebih terarah. Pada akhirnya, penguatan tata kelola kepegawaian ini diharapkan berdampak pada peningkatan profesionalisme aparatur dan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Utara.

 

Reporter : rw

Pos terkait