MALINAU, cokoliat.com – Pada 26 April kemarin, pemerintahan Bupati Wempi dan Wakil Bupati Jakaria genap memasuki satu tahun masa kerja di periode pertama.
Selama rentang waktu ini sudah pasti ada dinamika yang layak menjadi catatan kinerja, selain sebagai bahan evaluasi namun juga untuk perbaikan ke depan.
Dalam tahun pertama kepemimpinan Wempi-Jakaria publik disuguhi aneka isu yang mengemuka. Dari masalah di bidang pertanian hingga akses transportasi di wilayah pedalaman-perbatasan.
Selain itu, pukulan telak pandemi Covid-19 yang menjadi masalah global tak luput juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam upaya mewujudkan visi-misi dan janji politiknya.
Menurut pandangan dari Bupati pada periode sebelumnya, Dr. Yansen TP M.Si menyebutkan, setahun kinerja Bupati dan Wakil Bupati Malinau, Wempi W Mawa dan Jakaria menyisakan sejumlah catatan.
Masih terdapat sejumlah program yang belum sepenuhnya dapat terealisasi. Sebagian lagi telah berjalan simultan.
Ia menilai, indikator keberhasilan kepemimpinan bergantung pada produk yang dihasilkan.
“Keberhasilan dapat dilihat dari berbagai indikator, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan,” ucap Dr. Yansen TP M.Si yang juga Wakil Gubernur Provinsi Kaltara.
Sederhananya, keberhasilan pemerintah dapat diukur dari seberapa besar partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dr. Yansen TP menyampaikan, umumnya tolak ukur keberhasilan dinilai dari perubahan dimensi sosial-masyarakat. Seperti meningkatnya indeks pembangunan manusia, menurunnya angka kemiskinan, dan sejumlah data statistik pembangunan lainnya.
“Satu tahun masa kepemimpinan menjadi awal mengukur capaian kinerja roda pemerintahan. Sehingga dapat menjadi evaluasi di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Melalui data yang sudah dipaparkan, Ia menilai, pada dasarnya pemerintahan sudah berjalan cukup baik. Namun, ia berpesan agar jangan berpuas diri dengan capaian yang telah ada, tetap tingkatkan kinerja menjadi lagi lebih baik kedepannya.
Kita tentu berharap agar pada pemerintahan Wempi-Jakaria dengan masa jabatan yang masih empat tahun bisa efektif dan memenuhi harapan masyarakat.
Tentu dengan berbagai masukan, pendapat dan berbagai catatan positif maupun negatif dari berbagai pihak, dapat menjadi pemicu dan meluruskan komitmen agar konsisten dan tegak lurus mewujudkan visi-misinya.(ag)
