Sestama BNPP RI : Malinau Punya Posisi Strategis Jaga Kedaulatan dan Lingkungan Negara

Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla.

COKOLIAT.COM, MALINAU – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa Kabupaten Malinau memiliki posisi geografis yang sangat strategis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), baik dalam menjaga kedaulatan wilayah maupun kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Makhruzi saat mewakili Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia membuka Festival Budaya Irau ke-11 dan HUT ke-26 Kabupaten Malinau, Selasa (7/10/2025) di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung.

“Posisi geografis Malinau menjadikannya sangat strategis, bukan hanya sebagai kawasan perbatasan negara, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar Makhruzi di hadapan ribuan masyarakat dan tamu undangan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Malinau dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999, bersama dengan Kabupaten Nunukan, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Kota Bontang. Wilayah Malinau yang didominasi hutan tropis dan berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak, Malaysia, menjadikannya salah satu kawasan penting di utara Kalimantan.

Bacaan Lainnya

“Dengan posisi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Malinau memiliki arti strategis, baik dalam konteks keamanan perbatasan maupun pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Makhruzi menyebut Malinau yang dikenal sebagai Bumi Intimung (Indah, Tertib, Makmur, dan Unggul) memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah, ekosistem hutan hujan tropis yang unik, serta potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pariwisata dan konservasi unggulan.

Sebagai daerah perbatasan, katanya, Malinau juga menjadi gerbang konektivitas penting antara pedesaan, pusat pemerintahan, pelabuhan, hingga jalur lintas negara.

“Dengan potensi tersebut, Malinau memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kedaulatan, serta melestarikan lingkungan hidup di wilayah perbatasan Kalimantan Utara,” tegasnya.

Festival Budaya Irau yang menjadi ajang kebanggaan masyarakat Malinau, lanjut Makhruzi, juga mencerminkan semangat daerah dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat jati diri bangsa di beranda terdepan Indonesia.

Pos terkait