MALINAU, Cokoliat.com – Rekrutmen Satuan Tugas (Satgas) Program Pertanian Sehat (PESAT) yang digagas Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Pertanian disambut antusias oleh masyarakat. Sejak dibuka pada Senin (14/4/2025).
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Dinas Pertanian, Mikadinata, menyampaikan bahwa informasi pembukaan pendaftaran telah disebarluaskan sejak Jumat (12/4). Pendaftaran dilakukan melalui empat Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang tersebar di Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat, dan Mentarang.
Dengan disebarkannya informasi tersebut, respon masyarakat sangat cepat. Karena memang saat ini banyak yang membutuhkan pekerjaan,” ujar Mikadinata, Selasa (16/25) .
Hingga Rabu sore (16/25) pukul 16.52 WITA, tercatat 256 orang telah mendaftar—melampaui kuota yang disiapkan yakni 200 orang.
Meski jumlah pelamar tinggi, Mikadinata menegaskan bahwa seleksi tetap mengedepankan kompetensi. Salah satu syarat utama adalah pemahaman bidang pertanian serta kemampuan mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti cultivator dan hand tractor.
Masih ada yang mengira Satgas ini akan kerja di kantor. Padahal tugas mereka turun langsung ke lapangan. Karena itu, kami lakukan uji praktik langsung di BPP. Hanya yang dapat rekomendasi yang bisa lanjut ke tahap seleksi berkas dan wawancara,” tegasnya.
Menurut Mikadinata, metode uji praktik ini efektif untuk menjaring calon Satgas yang benar-benar siap bekerja dan memiliki keterampilan teknis.
Program PESAT merupakan inovasi Bupati Malinau yang bertujuan membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Selain membantu petani, Satgas juga akan diberdayakan untuk mengelola lahan-lahan tidur guna meningkatkan produksi hortikultura dan pangan seperti sayuran, jagung, kacang-kacangan, dan cabai.
Targetnya, hasil panen padi dan komoditas lainnya akan dijual ke Perumda dan masuk sebagai pemasukan kas daerah. Komoditas cabai dirancang panennya pada Desember nanti sebagai langkah konkret menekan inflasi,” tambahnya.
Program ini tidak membatasi usia maupun kualifikasi pendidikan. Yang utama adalah kemampuan teknis di bidang pertanian dan kondisi kesehatan yang baik.
Selama punya keterampilan dan bisa mengoperasikan alsintan, dia berpeluang diterima,” pungkasnya.
Pendaftaran akan ditutup pada Kamis (17/4/2025) pukul 16.52 WITA. Dinas Pertanian berharap seleksi ini dapat menghasilkan Satgas PESAT yang siap terjun langsung dan memberikan kontribusi nyata bagi pertanian di Kabupaten Malinau.
