Pembangunan Laboratorium PCR Ditarget Selesai 45 Hari

Penyelesaian Laboratorium PCR di RSUD Malinau ditarget dalam 45 hari pengerjaan. (Foto : Rahmawati/Cokoliat.com)

MALINAU, cokoliat.com – Dalam penanganan Covid-19 di Malinau, keterlambatan keluarnya hasil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) masih menjadi kendala. Terlebih lagi, banyaknya jumlah spesimen yang harus diuji RSUD Kabupaten Malinau, terutama saat meningkatnya jumlah konfirmasi positif Covid-19.

 

RSUD Kabupaten Malinau, menargetkan pembangunan Laboratorium PCR selesai dalam 45 hari pengerjaan. Laboratorium dibangun dengan dukungan anggaran dari Pemda Malinau. Nantinya juga akan dilengkapi dengan alat yang mendukung pengujian spesimen, di atas jumlah penambahan kasus baru saat ini.

 

Bacaan Lainnya

“Dalam penanganan Covid-19, jika kita tidak mematuhi prokes, penularan akan semakin bertambah. Maka akan berdampak pada penanganan medis. Artinya, tingkat penanganannya semakin berat dan berdampak juga pada alat-alat medis,” kata Bupati Malinau, Wempi W Mawa, dalam rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19, belum lama ini.

 

Laboratorium PCR di RSUD Malinau ini akan didukung peralatan lengkap. (Foto : Rahmawati/Cokoliat.com)

Dalam rapat, ia juga berjanji untuk siap memberikan dukungan dalam penanganan covid. Bahkan Wempi menegaskan, proses penyelesaian pembangunan laboratorium PCR maupun alat yang diperlukan sudah menjadi prioritasnya.

 

“Saat ini Satgas Penanganan Covid-19 juga sedang dalam proses penyediaan alat-alat pendukung laboratorium PCR,” tegasnya.

 

Reporter : Rahmawati

Pos terkait