MALINAU, cokoliat.com –
Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau telah menyerahkan secara simbolis bantuan dana hibah Rp 1,5 Miliar kepada 26 pengurus cabang olahraga.
Dana hibah yang diperuntukkan bagi 26 cabang olahraga binaan KONI Kabupaten Malinau tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa kepada perwakilan pengurus masing – masing cabang olahraga.
Penyerahan itu berlangsung di ruang Intulun, Kantor Bupati Malinau, Selasa (10/5/2022) pagi, dan turut dihadiri semua perwakilan pengurus cabang olahraga (Cabor) yang aktif.
“Adapun untuk kepengurusan cabang olahraga yang aktif hanya berjumlah 26 Cabor. Kemudian ada empat Cabor di Malinau yang tidak aktif kepengurusannya yakni, Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia, Badan Pembinaan Olahraga Korpri, Ikatan Motor Indonesia dan Persatuan Renang Indonesia,” ucap Dr. Tomi Labo dalam paparannya, Selasa (10/5/2022).
Ia menambahkan, dengan penyerahan dana hibah ini, sesuai harapan Kepala Daerah dan KONI Malinau agar kedepan ada peningkatan prestasi, pemenuhan sarana, prasarana olahraga, serta peningkatan pembinaan atlet pada masing-masing cabang olahraga di Kabupaten Malinau.
Dr. Tomi menyebutkan, di tahun ini telah ada beberapa Cabor yang telah mengikuti berbagai kejuaraan. Baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan Internasional.
“Diantaranya dari Cabor Perpani Malinau telah mengikuti kejuaraan Kapolres Bulungan Cup, Gubernur Kaltara Cup, Piala Walikota Tarakan, dan beberapa kejuaraan lainnya,” ujar Dr. Tomi.
Pihaknya pun telah memilah dan memetakan Cabor yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) perdana tahun ini.
“Kami telah kelompokkan beberapa Cabor seperti jenis permainan, terukur maupun jenis Cabor Beladiri. Dari semua Cabor tersebut, kami telah lakukan metode mapping yang menjadi kategori olahraga andalan, unggulan dan harapan. Klasifikasi tersebut juga bergantung pada besaran dana hibah yang diterima masing-masing pengurus Cabor sesuai klasifikasi, baik itu andalan, unggulan atupun harapan,” jelasnya.
Ia pun meminta semua pengurus cabang olahraga mempersiapkan para atletnya untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) perdana di tahun ini.
“Khususnya atlet-atlet junior yang harus lebih banyak dilibatkan dalam kejuaraan Porprov. Mengingat hal itu merupakan ajang untuk merekrut para atlet mewakili Kaltara yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang,” imbuhnya. (ag)
