KANALPUBLIK.COM, BULUNGAN – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Putaran 2 Region C Kalimantan Gubernur Kaltara Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan para pembalap. Kompetisi tersebut juga menjadi wadah pembinaan atlet otomotif sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara.
Kejuaraan yang berlangsung di Sirkuit Bumi Rahayu, Kabupaten Bulungan, Minggu (5/7/2026), itu diikuti pembalap dari berbagai daerah. Persaingan ketat di lintasan turut menyemarakkan perkembangan olahraga otomotif di Kalimantan Utara.
Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas Motoprix tersebut.
Menurut Denny, kompetisi berskala nasional seperti Motoprix memiliki peran penting dalam pembinaan atlet sekaligus menjadi ruang bagi pembalap muda untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
“Melalui ajang ini kita berharap lahir pembalap-pembalap muda yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional,” kata Denny.
Ia menilai keberadaan sirkuit juga penting sebagai sarana positif bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga balap. Selain mengasah keterampilan, aktivitas di lintasan resmi dapat membentuk sportivitas dan kedisiplinan para pembalap.
Denny mengingatkan para pembalap muda agar tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat untuk menguji kemampuan maupun kecepatan.
“Sirkuit merupakan tempat terbaik bagi para pembalap mengasah kemampuan dan memacu adrenalin, bukan di jalan raya yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Selain mendorong prestasi olahraga, Kejurnas Motoprix Gubernur Kaltara Cup 2026 juga dinilai memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Kehadiran pembalap, tim, official, serta penonton dari berbagai daerah membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Sektor akomodasi, kuliner, transportasi hingga usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi kegiatan turut merasakan pergerakan ekonomi selama penyelenggaraan kejuaraan.
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap kegiatan olahraga otomotif berskala nasional dapat digelar secara berkelanjutan. Dengan demikian, ajang tersebut tidak hanya menjadi sarana mencetak atlet berprestasi, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kejuaraan Motoprix Gubernur Kaltara Cup 2026 pun menjadi bagian dari upaya mengembangkan ekosistem olahraga otomotif di Kalimantan Utara, dengan menjadikan sirkuit sebagai ruang pembinaan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
