Gubernur Zainal Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMAN 2 Tanjung Selor

KANALPUBLIK.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tanjung Selor agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat terpusat di satu lokasi.

Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan tiga fasilitas baru senilai Rp18,1 miliar, Rabu (19/8).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di lingkungan SMAN 2 Tanjung Selor. Pembangunan ini merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan yang mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Gubernur Zainal mengatakan, revitalisasi dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat sebagian siswa SMAN 2 Tanjung Selor harus menggunakan gedung lama yang berada di Selimau Jalur 4.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Selama ini siswa masih harus bolak-balik ke gedung lama. Kami berharap setelah fasilitas ini selesai, kegiatan belajar mengajar bisa terpusat di satu lokasi,” kata Zainal.

Melalui program tersebut, SMAN 2 Tanjung Selor akan mendapatkan tiga fasilitas utama, yakni ruang administrasi dan guru, laboratorium komputer/TIK dan STEM, serta perpustakaan.

Keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan tidak hanya mengatasi keterbatasan ruang, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, literasi, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi.

Zainal juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan terhadap penguatan sarana pendidikan di Kaltara.

Secara keseluruhan, Kaltara memperoleh bantuan revitalisasi pada 23 titik sekolah yang terdiri atas SMA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sarana dan prasarana pendidikan di Kaltara, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi para siswa.

Pos terkait