Bupati Malinau Buka Musrenbang RPJMD, Ajak Sinergi Wujudkan Malinau Maju, Mandiri, dan Sejahte

COKOLIAT.COM, MALINAU  – Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malinau. Acara ini secara resmi dibuka oleh Bupati Malinau pada Senin,(6/25) .

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, baik dari tingkat daerah maupun provinsi. Turut hadir Wakil Bupati Malinau, Kapolres Malinau, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Malinau, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, para Camat, Kepala Desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, serta tokoh pemuda, wanita, dan tamu undangan lainnya. Gubernur Kalimantan Utara yang berhalangan hadir diwakili oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Malinau menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan momen krusial untuk menyelaraskan visi, misi, dan program pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

“Hari ini kita berkumpul bersama dalam sebuah kegiatan strategis untuk menentukan arah pembangunan Kabupaten Malinau ke depan. Terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan para tamu undangan yang telah meluangkan waktu,” ujar Bupati.

Bacaan Lainnya

Bupati menekankan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen formal, melainkan pedoman utama pemerintah dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. “RPJMD ini akan menjadi penolong dan panduan perjalanan kita dalam mewujudkan Malinau yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersinergi. Sinergi ini, kata Bupati, penting terutama dalam mendukung percepatan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung pentingnya pengembangan sektor pendidikan di Malinau, khususnya keberadaan Politeknik Malinau (Poltek). Ia mendorong agar Poltek menjadi pilihan utama bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. “Jangan sampai Poltek hanya menjadi pilihan terakhir karena minimnya informasi atau pemahaman,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya rekrutmen lebih dari 500 Satgas Ketahanan Pangan sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan kebutuhan dasar masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

“Kita perlu merombak pola pikir perangkat daerah, mempercepat kinerja, dan memastikan seluruh program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Bupati.

Musrenbang RPJMD ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan, sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayah Kabupaten Malinau. (dia/wh)

Pos terkait