MALINAU, cokoliat.com – Cakupan vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Malinau saat ini sudah mencapai 70 persen. Capaian itu diketahui lebih cepat dari target cakupan vaksinasi pada akhir November lalu.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, dr.
menuturkan, Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) memberikan syarat terbentuknya herd immunity, kekebalan berkelompok dengan minimal cakupan 70 persen dari target sasaran.
“Terima kasih kepada jajaran Tenaga Kesehatan, TNI dan Polri serta semua kelompok masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif pada program serbuan vaksinasi massal. Sehingga hari ini capaian vaksinasi di Kabupaten Malinau sudah mencapai 70%,” ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Menurut data Dinas Kesehatan P2KB Malinau, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Malinau telah menjangkau 43.637 sasaran. Lalu untuk realisasi sasaran yang telah menerima dosis ke dua atau dosis lengkap mencapai 26.581 penerima dari total 62.463 sasaran.
Sedangkan untuk dosis ke tiga bagi tenaga kesehatan (Nakes) telah terealisasi 1.146 sasaran atau mencapai 95%.
dr. Jhon Felix mengatakan, upaya percepatan vaksinasi Covid-19 salah satunya dilakukan dengan mendekatkan pos-pos vaksinasi di tengah-tengah lingkungan warga.
Selain metode rutin vaksinasi yaitu berbasis fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah membuka alternatif lain yang bersifat massal berupa pos-pos atau sentra vaksinasi yang dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan pihak swasta dan masyarakat.
“Kami upayakan bisa mencapai minimal 85 % cakupan vaksinasi di akhir tahun 2021,” tuturnya.
Ia menilai, dengan cakupan vaksinasi yang telah dicapai saat ini, pihaknya bersama stakeholder lainnya akan lebih berupaya mencapai target tersebut pada akhir tahun 2021 ini.
“Kita optimis bisa capai target itu. Bersama Satgas Covid-19 Malinau dan stakeholder terkait lainnya, kita upayakan sebelum akhir tahun ini target 85% cakupan vaksinasi sudah tercapai,” imbuhnya.
Lewat kolaborasi dan strategi yang tepat, pihaknya optimis target cakupan vaksinasi Covid-19 bisa segera tercapai. ia juga meminta agar masyarakat dan semua pihak bersinergi mengejar capaian vaksinasi yang lebih tinggi. Khususnya vaksinasi dosis kedua, hingga semua sasaran dapat tervaksinasi dan mendapatkan perlindungan dari bahaya virus Covid-19.
“Masyarakat terutama kelompok rentan pun bisa terlindungi dari ancaman paparan Covid-19,” tandasnya. (ag)




































