Serahkan Dana Hibah ke Pengurus Cabor, Bupati : Tingkatkan Prestasi & Pembinaan Atlet

MALINAU, cokoliat.com–Pemkab Malinau telah merealisasikan anggaran total sebesar Rp 2,5 Miliar untuk Operasional KONI Malinau dan 26 Cabang Olahraga.

Untuk Cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Malinau telah disalurkan secara simbolis sejumlah anggaran 1,5 Miliar yang serahkan langsung oleh Bupati Malinau Wempi W Mawa.

Adapun nilai dana yang diterima masing-masing Pengurus Cabang Olahraga bervariasi, yakni berdasarkan 3 klasifikasi baik itu Andalan, Unggulan dan Harapan.

Dana hibah tersebut digunakan untuk menunjang pembinaan olahraga, serta peningkatan prestasi para atlet. Utamanya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Bacaan Lainnya

Tahun ini, semua Pengurus Cabang Olahraga ditargetkan untuk menyiapkan para atletnya dalam gelaran multievent tersebut.

Bupati Malinau, Wempi W Mawa mengatakan, bagi para Pengurus Cabang Olahraga yang telah mendapatkan anggaran dana hibah, agar dapat mempersiapkan segala hal dan kewajibannya.

Ia berharap dengan adanya penyaluran dana hibah tersebut, prestasi yang telah diraih Cabor dan KONI saat ini dapat dipertahankan.

“Bagi Cabor yang belum memiliki prestasi agar dapat ditingkatkan melalui pembinaan,” ucapnya, Rabu (11/5/2022).

Ia menyebut dalam mencapai keberhasilan dan prestasi khususnya di bidang olahraga, bukan hanya dilihat dari sebuah kompetisi, namun dimulai dari pembinaan terhadap atlet-atletnya.

“Terutama bagaimana setiap Cabor itu melakukan pembinaan dengan memberdayakan atlet lokal. Bukan berhasil karena mendapatkan atlet dari luar yang membawa prestasi bagi Malinau,” ungkapnya.

Ia pun menekankan kepada KONI, Dispora dan para Pengurus Cabang Olahraga untuk berkoordinasi utamanya mencari dukungan sponsor, baik dari pihak perusahan, BUMN dan swasta lainnya.

Sementara itu, Ketua KONI Malinau Dr. Tomi Labo menambahkan, dengan disalurkannya anggaran ke setiap cabang olahraga, diharap segera melakukan pembinaan dan menggelar event-event olahraga tingkat lokal.

Event-event itu bertujuan, tambahnya, untuk mencari bibit yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi tahun ini maupun PON.

“Khususnya atlet-atlet junior yang harus lebih banyak dilibatkan dalam kejuaraan Porprov. Mengingat hal itu merupakan ajang untuk merekrut para atlet mewakili Kaltara yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang,” katanya. (ag)

Pos terkait