Rumah Ditinggal 3 Bulan Dibobol Maling, Motor Dipreteli Ditemukan di Dekat SMA Don Bosco

Satreskrim Polres Tarakan menyerahkan motor kepada pemiliknya yang sempat di bobol.

KANALPUBLIK.COM, TARAKAN – Rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama sekitar tiga bulan di Tarakan menjadi sasaran pencurian. Televisi dan sejumlah barang raib, sementara satu unit sepeda motor yang ditinggalkan di dalam rumah ditemukan polisi dalam kondisi sudah dipreteli.

Sepeda motor tersebut ditemukan anggota Satreskrim Polres Tarakan di samping SMA Don Bosco, Jalan Pulau Sumatra, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari rumah korban.

Saat ditemukan, sejumlah bagian kendaraan telah dilepas. Bodi motor dibongkar, pelat nomor tidak ada, begitu pula lampu bagian depan.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasat Reskrim AKP Reginald Yuniawan Sujono mengatakan, motor tersebut ditemukan setelah polisi menerima informasi adanya kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi telah dibongkar.

Petugas kemudian melakukan pengecekan nomor rangka dan kondisi fisik kendaraan untuk memastikan identitasnya.

“Anggota menemukan satu motor yang ditinggalkan dalam kondisi sudah dipreteli. Setelah kami cek rangka dan fisiknya, akhirnya diketahui identitas pemilik kendaraan. Dari situ kami berkomunikasi dengan pemilik dan motor kemudian kami serahkan,” ujar Reginald.

Polisi masih menyelidiki kapan tepatnya motor tersebut dicuri. Pemilik kendaraan diketahui telah lebih dari satu bulan berada di Tanjung Selor untuk menjalani pengobatan sehingga tidak mengetahui kondisi rumahnya di Tarakan.

Tak hanya motor, polisi juga menemukan indikasi bahwa rumah tersebut sebelumnya telah kehilangan sejumlah barang. Pemilik mengaku televisi dan beberapa barang lainnya turut raib.

Petugas telah menyisir lokasi penemuan motor untuk mencari petunjuk, termasuk keberadaan kamera pengawas. Namun, belum ditemukan CCTV yang mengarah langsung ke lokasi kendaraan ditinggalkan.

“Motornya cuma ditinggalkan setelah bagian-bagiannya dipreteli. Kami juga sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi, tetapi belum menemukan CCTV yang mengarah ke tempat motor itu ditemukan,” jelas Reginald.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1,5 juta. Meski ditemukan dalam kondisi terbongkar, polisi membantu memperbaiki kendaraan sebelum mengembalikannya kepada pemilik.

“Motor sudah kami bantu perbaiki dan kemudian kami serahkan kepada pemilik. Pengembaliannya juga gratis. Untuk pelakunya masih kami kejar,” kata Reginald.

Sementara itu, pemilik motor, Kartini, mengaku tidak mengetahui kapan kendaraannya hilang. Rumahnya di kawasan Jalan Pamusian, sekitar Lapangan Golf lama dan samping SMA Don Bosco, telah ditinggalkan sekitar tiga bulan karena keluarganya berada di Bulungan.

Menurut Kartini, rumah tersebut ditinggalkan setelah orang tuanya dibawa ke Bulungan. Motor yang dicuri merupakan satu-satunya kendaraan yang masih berada di rumah dan biasanya digunakan ketika keluarga memiliki keperluan di Tarakan.

“Rumahnya sudah sekitar tiga bulanan ditinggal. Karena orang tua juga sudah sendiri, jadi kami bawa ke Bulungan. Motor itu memang satu-satunya yang masih ditinggal di rumah untuk dipakai kalau sedang ada keperluan di Tarakan,” ungkap Kartini.

Kartini baru mengetahui motor tersebut ditemukan setelah mendapat telepon dari polisi. Saat melihat kendaraan, ia mendapati sejumlah komponennya sudah berbeda dari kondisi sebelumnya.

“Diteleponnya baru kemarin. Katanya motor sudah ditemukan. Waktu saya lihat memang sudah terbongkar. Spion sebelumnya ada, kemudian bannya juga berbeda. Kemungkinan beberapa bagian sudah diganti,” tuturnya.

Kartini juga mengungkapkan, kehilangan di rumah tersebut bukan kali pertama terjadi. Sebelum motor raib, televisi dan sejumlah barang lainnya telah lebih dulu hilang.

Meski demikian, pihak keluarga saat itu tidak melaporkan atau mempermasalahkan kehilangan tersebut. Kasus kembali menjadi perhatian setelah polisi menemukan motor yang diduga berkaitan dengan pencurian tersebut.

Polres Tarakan kini masih memburu pelaku. Polisi juga mengingatkan warga agar tidak lengah ketika meninggalkan rumah dalam waktu lama, termasuk memastikan pintu dan pagar terkunci serta kendaraan disimpan di tempat aman.

“Kalau rumah ditinggalkan lama, pastikan pintu dan pagar terkunci. Kendaraan kalau memungkinkan disimpan di dalam rumah dan dikunci ganda. Bisa juga titip informasi kepada RT atau Bhabinkamtibmas supaya kondisi rumah bisa ikut dipantau,” pungkas Reginald.

 

Reporter : rw

Pos terkait