APBD Perubahan 2026 Jadi Sorotan, Wempi Minta OPD Bergerak Cepat

Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H. saat memimpin Rapat Intimung bersama seluruh kepala OPD dan jajaran Pemkab Malinau di Ruang Pertemuan Laga Feratu, Rabu (30/9/2026).

KANALPUBLIK.COM, MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah yang masih berproses. Waktu pelaksanaan tahun anggaran 2026 yang semakin terbatas menjadi perhatian utama Pemkab Malinau.

Pesan tersebut disampaikan Wempi saat memimpin Rapat Intimung bersama seluruh kepala OPD dan jajaran Pemkab Malinau di Ruang Pertemuan Laga Feratu, Rabu (30/9/2026) siang.

Wempi menegaskan, percepatan bukan berarti mengabaikan aturan. Setiap program tetap harus berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, namun proses pengambilan keputusan di tingkat perangkat daerah dituntut lebih cepat dan terukur.

“Cepat bukan berarti terburu-buru. Prosedur dan mekanisme tetap harus dijalankan, tetapi harus mampu mengambil keputusan secara cepat dengan analisis dan perhitungan yang tepat,” tegas Wempi.

Ia meminta kepala OPD segera memetakan kegiatan yang masih berjalan, termasuk melakukan penyesuaian terhadap kondisi APBD Perubahan 2026. Program yang telah ditetapkan harus segera ditindaklanjuti agar pelaksanaannya tidak menumpuk di penghujung tahun anggaran.

Selain mengejar target program 2026, Wempi juga meminta perangkat daerah mulai mempersiapkan berbagai agenda besar daerah yang akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang, termasuk Hari Ulang Tahun dan Irau Kabupaten Malinau.

Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak cukup hanya berdasarkan keinginan untuk membangun. Setiap kegiatan harus melalui analisis yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, biaya, akses serta dampak yang ditimbulkan.

Wempi mencontohkan pembangunan infrastruktur pendukung sektor pariwisata. Pemerintah perlu menghitung secara cermat akses menuju lokasi, jarak tempuh, biaya perjalanan, kondisi infrastruktur jalan hingga potensi ekonomi yang dapat ditimbulkan.

“Jangan hanya membangun karena ingin membangun. Harus dihitung manfaat dan dampaknya bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui Rapat Intimung tersebut, Wempi mendorong seluruh OPD bekerja lebih responsif, terukur dan tepat sasaran. Setiap anggaran yang telah dialokasikan diharapkan benar-benar diarahkan untuk program prioritas dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Malinau.

Dengan waktu 2026 yang terus berjalan, Pemkab Malinau kini dituntut memastikan program tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi dan memberikan dampak di lapangan.

 

Reporter : rw

Pos terkait