Penutupan MTQ Ke- 18 Dijadwalkan Besok, Ketua LPTQ Malinau : Kualitas para Peserta Meningkat

MALINAU, cokoliat.com – Acara penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- XVIII tingkat Kabupaten Malinau yang semula dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada Jum’at (3/6/2022) hari ini, terpaksa ditunda karena antusias para peserta cukup tinggi dan waktu yang terbatas.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau, Drs. H. Edy Marwan, M.Si usai menyaksikan babak final cabang Fahmil Qur’an di Arena 2 Balai Diklat, Pemda Malinau, Kamis (2/6/2022) kemarin.

H. Edy Marwan mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi antara LPTQ, pihak Panitia dan para Dewan Hakim berkaitan dengan ada beberapa cabang lomba khususnya di Arena Utama MTQ Balai Adat Tidung, Malinau Seberang yang masih berlangsung cabang lomba Tilawah Anak-anak, Tartil, dan Tahfiz Qur’an sehingga membuat waktu menjadi sangat terbatas.

“Karena masih ada beberapa cabang lomba yang berlangsung, membuat waktunya ini mepet sekali. Sehingga acara penutupan MTQ tingkat Kabupaten Malinau ke-XVIII ini kita tunda hingga hari Sabtu,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, insyaallah pada hari Jum’at tanggal 4 Juni 2022 setelah semua cabang lomba selesai, kemudian rapat Dewan Hakim juga rampung maka pihaknya akan melaksanakan acara Penutupan MTQ Ke-XVIII pada Hari Sabtu pagi.

“Hal ini karena jumlah peserta yang cukup tinggi dan tidak kita duga memang banyak yang ikut berkompetisi. Setelah kita atur dan jadwal setiap sesi kegiatannya, ternyata waktunya sangat mepet sekali,” imbuhnya.

Sementara itu, setelah melihat masing-masing peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti setiap cabang lomba yang digelar, maupun saat membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an ia menilai tahun ini ada peningkatan.

Kemampuan para peserta yang mengikuti MTQ ditahun ini pun dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sehingga optimis kedepanya para peserta akan mampu menjadi qori dan qoriah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Malinau baik itu ditingkat Provinsi maupun Nasional.

“Bukan hanya dari meningkat dari jumlah peserta, tapi juga dari segi kualitas,” imbuhnya.(ag)

U, cokoliat.com – Acara penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- XVIII tingkat Kabupaten Malinau yang semula dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada Jum’at (3/6/2022) hari ini, terpaksa ditunda karena antusias para peserta cukup tinggi dan waktu yang terbatas.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau, Drs. H. Edy Marwan, M.Si usai menyaksikan babak final cabang Fahmil Qur’an di Arena 2 Balai Diklat, Pemda Malinau, Kamis (2/6/2022) kemarin.

H. Edy Marwan mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi antara LPTQ, pihak Panitia dan para Dewan Hakim berkaitan dengan ada beberapa cabang lomba khususnya di Arena Utama MTQ Balai Adat Tidung, Malinau Seberang yang masih berlangsung cabang lomba Tilawah Anak-anak, Tartil, dan Tahfiz Qur’an sehingga membuat waktu menjadi sangat terbatas.

“Karena masih ada beberapa cabang lomba yang berlangsung, membuat waktunya ini mepet sekali. Sehingga acara penutupan MTQ tingkat Kabupaten Malinau ke-XVIII ini kita tunda hingga hari Sabtu,” jelasnya.

Ia menambahkan, insyaallah pada hari Jum’at tanggal 4 Juni 2022 setelah semua cabang lomba selesai, kemudian rapat Dewan Hakim juga rampung maka pihaknya akan melaksanakan acara Penutupan MTQ Ke-XVIII pada Hari Sabtu pagi.

“Hal ini karena jumlah peserta yang cukup tinggi dan tidak kita duga memang banyak yang ikut berkompetisi. Setelah kita atur dan jadwal setiap sesi kegiatannya, ternyata waktunya sangat mepet sekali,” imbuhnya.

Sementara itu, setelah melihat masing-masing peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti setiap cabang lomba yang digelar, maupun saat membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an ia menilai tahun ini ada peningkatan.

Kemampuan para peserta yang mengikuti MTQ ditahun ini pun dinilai lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sehingga optimis kedepanya para peserta akan mampu menjadi qori dan qoriah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Malinau baik itu ditingkat Provinsi maupun Nasional.

“Bukan hanya dari meningkat dari jumlah peserta, tapi juga dari segi kualitas,” imbuhnya. (ag)

Pos terkait