KANALPUBLIK.COM, MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Sebanyak 94 peserta resmi dilepas untuk mengikuti pelatihan di berbagai balai vokasi, Kamis (9/7) pagi, bertempat di Aula Gedung PKK Malinau.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Francis, S.Pd., M.Pd.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Malinau dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, pengetahuan, serta sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Melalui Dinas Ketenagakerjaan, Pemkab Malinau memfasilitasi para peserta untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Para peserta akan mengikuti berbagai pelatihan di sejumlah balai pelatihan vokasi, baik di dalam maupun luar daerah.
Dalam sambutannya, Francis menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen melahirkan generasi yang produktif, kompeten, mandiri, serta mampu menciptakan peluang usaha maupun bersaing di pasar kerja, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.
Ia juga berharap para peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga dibekali karakter kerja yang baik.
“Saya berharap setelah menyelesaikan pelatihan ini, para peserta tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter pekerja yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik Kabupaten Malinau di mana pun mereka berkarya,” tambahnya.
Adapun rincian peserta pelatihan meliputi 16 orang mengikuti pelatihan teknik las di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Samarinda, 16 orang pelatihan teknisi air conditioner (AC) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, serta 16 orang pelatihan servis sepeda motor injeksi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung.
Selain itu, sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Samarinda, dan 30 peserta lainnya mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri yang diselenggarakan di Kabupaten Malinau.
Program ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang siap pakai dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas SDM.




































