Gubernur Kaltara Dukung Penguatan Tata Kelola Bandara Internasional untuk Perkuat Konektivitas Daerah

KANALPUBLIK.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan komitmennya mendukung penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan nasional sebagai upaya meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat daya saing daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri mengenai penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan internasional yang digelar secara virtual dari Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltara di Jakarta, Kamis (25/6).

Rakor dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan diikuti sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Pertemuan tersebut membahas strategi penguatan tata kelola bandara internasional guna meningkatkan kualitas layanan transportasi udara sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan regional.

Dalam arahannya, AHY menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor kebandarudaraan nasional.

Bacaan Lainnya

“Kita harus memastikan bahwa tata kelola ekosistem bandara internasional semakin kuat, efisien, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional,” ujar AHY.

Bagi Kalimantan Utara, penguatan sektor kebandarudaraan memiliki arti strategis mengingat provinsi ini berada di kawasan perbatasan negara yang membutuhkan konektivitas udara yang andal untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan pembangunan.

Peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas bandara juga dinilai akan memperlancar arus barang dan orang, sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok, terutama di wilayah pedalaman dan daerah yang memiliki akses transportasi terbatas.

Pemerintah Provinsi Kaltara menyatakan siap menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan ekosistem kebandarudaraan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan konektivitas udara, Kaltara diharapkan semakin kompetitif dalam menarik investasi, memperluas aktivitas ekonomi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang didukung layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Pemprov Kaltara meyakini pengembangan sektor kebandarudaraan tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

Pos terkait