COKOLIAT.COM, MALINAU – Pesona budaya Dayak Lundayeh dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Malinau dan Festival Budaya IRAU ke-11 Tahun 2025 berhasil mencuri perhatian wisatawan mancanegara.
Salah satunya, Mathius Costa, Pria asal Jerman, yang datang langsung menikmati pertunjukan seni dan adat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Rabu (8/10/2025).
Mathius yang diketahui memiliki pasangan dari Desa Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, mengaku terkesan dengan kemegahan dan kekayaan tradisi yang ditampilkan masyarakat Dayak Lundayeh.
“Saya sangat terkesan dengan festival ini. Tarian dan prosesi adatnya begitu menarik, semuanya terasa hidup dan otentik,” ujar Mathius penuh antusias.
Ia menilai penyelenggaraan Festival IRAU Malinau sudah berada di level internasional karena mampu mengemas seni tradisi dengan profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.
“Saya sangat menghargai bagaimana masyarakat dan pemerintah daerah menjaga budaya mereka. Festival ini punya potensi besar menarik wisatawan dari berbagai negara,” katanya.
Mathius bahkan berencana untuk kembali menghadiri Festival IRAU pada tahun-tahun mendatang.
“Saya pasti akan datang lagi tahun depan, dan saya juga akan mengajak teman-teman dari luar negeri untuk datang ke sini,” tambahnya.
Kehadiran wisatawan mancanegara seperti Mathius Costa menjadi bukti bahwa Festival Budaya IRAU bukan sekadar ruang pelestarian budaya, tetapi juga telah tumbuh menjadi magnet pariwisata internasional yang memperkenalkan kekayaan etnik Kalimantan Utara ke panggung dunia.
Dengan semangat “Budaya sebagai Identitas”, IRAU Malinau terus menunjukkan bahwa harmoni adat dan modernitas dapat berjalan seiring dalam membangun citra daerah yang berkarakter dan berdaya tarik global.




































