TANJUNG SELOR, cokoliat.com – Kawasan industri bisa nantinya menghasilkan energi hijau terbarukan yang dapat menekan penggunaan energi fosil. Salah satu efeknya, dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim.
Ketua Komisi I DPRD Kaltara Ihin Surang menuturkan, adanya ekonomi hijau ini memiliki nilai baik bagi Kaltara, seperti bakal terbangunnya kawasan industri di Kaltara. Pihaknya pun sangat mendukung ekonomi hijau di Kaltara.
“Bukan hanya sekadar pertemuan dan membahas soal ekonomi hijau, melainkan harus ada aksi di lapangan atau tindakan dari pemerintah,” kata dia, Minggu (14/8/2022) lalu.
Dalam kegiatan bersama bersama Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kaltara yang membahas ekonomi hijau, sudah ada komitment untuk mendorong ekonomi hijau di Kaltara. Selanjutnya, setelah ada komitmen dari BI ini, dinas teknis seperti Biro Perekonomian, Disperindagkop dan UKM, Dinas Pertanian dan dinas lainnya bisa melakukan aksi.
“Dinas teknis bisa memikirkan yang akan dilaksanakan. Intinya, kita jangan membuat pernyataan saja. Tapi paling penting ada aksi nyata. Siapa yang berbuat apa, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” imbuhnya.
Ia katakan, semua hal yang menguntungkan sisi masyarakat dan pemerintah akan mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Kaltara. Pihaknya selalu memberikan support, agar semua yang dilakukan pemerintah mendatangkan manfaat.
Kaltara harus dibangun dengan ekonomi hijau yang berkelanjutan, apapun alasannya. Ia pun mengungkapkan, ada banyak potensi yang harus dikembangkan dalam mencapai ekonomi hijau ini. Mulai dari menjalin kerja sama dan memberikan peluang bagi investor, dengan syarat ekonomi hijau harus terlaksana.
“Paling penting dalam tujuan ekonomi hijau di Kaltara, Pemerintah harus selektif untuk memberikan izin-izin kepada kegiatan-kegiatan notabene pihak ketiga. Sebagai wakil Pemerintah Pusat di Kaltara, harus selektif dan jangan sampai nantinya ada yang merusak lingkungan,” tegasnya. (adv/ck10)



































