Cetak Generasi Sadar Literasi, Jurkawan Malinau Gelar Pelatihan Jurnalistik

MALINAU, cokoliat.com – Komunitas Jurnalis Kawan Anak (Jurkawan) Malinau telah menggelar Pelatihan Dasar Jurnalistik bagi pelajar pada jenjang SMP dan SMA Se- Kabupaten Malinau.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Membentuk Generasi Sadar Literasi, Bijak Manfaatkan Teknologi di Tengah Digitalisasi Informasi,”. Kegiatan yang berlangsung di ruang Laga Feratu selama dua hari itu, yakni 16 sampai 17 Maret 2022 itu diadakan dalam rangka mencetak generasi muda Malinau sadar akan literasi dan memiliki pemahaman di bidang jurnalistik.

Dalam kegiatan pelatihan ini, Panitia Pelaksana tidak serta-merta ingin menggiring para pelajar untuk menjadi seorang jurnalis, namun lebih kepada menanamkan pemahaman yang tepat mengenai literasi media, kaidah dan etika bermedia sosial di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Maupun melawan serta menangkal peredaran berita-berita palsu (hoax).

Bacaan Lainnya

Kegiatan pelatihan jurnalistik ini pun mendapat sambutan dan apresiasi dari para siswa dan Pemerintah Daerah.

Dalam kesempatannya, Wakil Bupati Malinau, Jakaria S.E.,M.Si mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah terobosan yang selaras dengan program Pemerintah Daerah, karena sangat terkait dengan upaya investasi sumber daya manusia yang juga menjadi tujuan Pemerintah Daerah Malinau kedepannya.

“Ini penting bagi generasi milenial Malinau dalam rangka turut berpartisipasi kedepan dalam membangun Kabupaten Malinau melalui jurnalistik, paling tidak mereka mengetahui apa itu jurnalistik, bukan menyampaikan berita-berita hoax, paling tidak seperti itu. Karena era globalisasi sekarang ini, berbagai informasi baik yang benar atau pun yang tidak benar ini cepat sekali beredar di masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya juga turut memberikan ungkapan penghargaan kepada jajaran PT. BDMS-MA karena melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR) telah mendukung Pelatihan Jurnalistik dan menjadi sponsor utama dalam berlangsungnya kegiatan tersebut.

Dalam kesempatannya, perwakilan CSR PT. BDMS-MA, Egosonie E. Bastiar mengatakan, dengan berkembangnya teknologi informasi yang saat ini ada, dengan telah mengikuti pelatihan jurnalistik ini, kami berharap khususnya para peserta (siswa) dapat dengan bijak dalam memilih dan memilah berita-berita para siswa serap serta beredar luas di media sosial.

“Karena memang tidak semuanya berita yang beredar di media sosial itu ada yang benar. Oleh karena itu, semuanya harus bijak menggunakan teknologi dan bermedia sosial,” ungkapnya.

Ia berharap, khususnya kepada peserta (siswa) pelatihan jurnalistik, agar ilmu-ilmu yang telah di dapatkan selama pelatihan untuk di terapkan dan di aplikasikan.

“Yang di Sekolah nya ada Majalah Dinding (Mading), minimal disitu Adik-adik aplikasikan ilmu jurnalistik yang telah didapatkan sebagai sebuah Media. Jika belum ada Mading di Sekolah nya, coba diusulkan ke Kepala Sekolah atau buat melalui OSIS. Hal itu dapat mengajarkan adik-adik untuk bersikap kritis terhadap permasalahan yang ada di masyarakat dan sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, Machmud Bali Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Jurnalistik Pelajar menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya mendorong para siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan, termasuk di bidang literasi dan jurnalistik.

Pada acara inti pelatihan, Machmud Bali menjelaskan, setiap berita harus diangkat dari fakta, didukung data serta dilengkapi dengan konfirmasi agar produk berita balance atau berimbang dari berbagai sisi (cover both side).

“Semoga materi yang disampaikan narasumber dalam bidang jurnalistik, bisa diserap ilmunya, untuk pengetahuan dan menambah wawasan jurnalistik bagi para pelajar. Di era digitalisasi informasi ini para siswa diharapkan dapat dengan bijak memanfaatkan teknologi dan memahami suatu informasi atau berita,” pungkasnya.(ag)

Pos terkait