Wagub Ingkong Ala Serahkan Penghargaan 8 Aksi Konvergensi, Dorong Daerah Percepat Penurunan Stunting di Kaltara

COKOLIAT.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan penghargaan kepada kabupaten dan kota terbaik dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., pada pembukaan Benuanta Fest 2K25 yang digelar di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Sabtu (8/11/2025) malam.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi terhadap kerja nyata kabupaten dan kota yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka stunting dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kaltara.

“Upaya percepatan penurunan stunting adalah investasi besar untuk masa depan daerah. Pemerintah Provinsi akan terus memperkuat sinergi lintas sektor agar target nasional dapat tercapai,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Program 8 Aksi Konvergensi sendiri merupakan agenda evaluasi tahunan Pemprov Kaltara untuk mengukur sejauh mana efektivitas, akuntabilitas, dan capaian kinerja pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di wilayah masing-masing.

Menurut Wagub Ingkong, penilaian ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan gizi, tetapi juga mencakup sinergi antarinstansi, perencanaan berbasis data, serta partisipasi masyarakat.

Ia menegaskan, semangat yang diusung dalam Benuanta Fest 2K25 sejalan dengan upaya percepatan pembangunan manusia Kaltara yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Mari kita satukan semangat, kita gali dan kembangkan setiap potensi yang dimiliki daerah ini, dan jadikan sebagai energi dalam mempercepat pembangunan Kalimantan Utara menuju masyarakat yang semakin sejahtera, maju, dan berdaya saing,” tegasnya.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga mengintegrasikan kampanye “Kurangi Penggunaan Sampah Plastik” dalam setiap kegiatan pemerintahan dan festival daerah, sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian alam dan budaya di tengah pembangunan.

Wagub berharap penghargaan ini tidak sekadar seremoni, tetapi mampu memotivasi daerah lain untuk berinovasi dan memperkuat gerakan bersama menekan kasus stunting di Kaltara.

“Kita ingin memastikan setiap anak di Kalimantan Utara tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(dkisp).

Pos terkait