Wabup Jakaria Apresiasi Program Pelatihan Jurnalistik Bagi Pelajar

MALINAU, cokoliat.com–Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Jakaria SE.,M.Si mengapresiasi kegiatan Pelatihan Jurnalistik Pelajar untuk jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Malinau dengan memberikan contoh tauladan dan pemahaman yang baik.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Jakaria saat menghadiri acara pembukaan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Kawan Anak (Jurkawan) Malinau, Rabu (16/3).

“Kegiatan ini adalah langkah yang sangat baik sekali, karena memang setiap perubahan perubahan di Malinau harus tercatat dan terdokumentasi dengan baik, sehingga tentu harus ada yang mendokumentasikan.” Kata Wabup Jakaria.

Bacaan Lainnya

Ia juga berterima kasih atas dukungan program Coorporate Social Responsibility (CSR) dari PT. BDMS-MA di Kabupaten Malinau yang menjadi sponsor utama dari Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar tersebut.

Kegiatan pelatihan jurnalistik ini diikuti oleh puluhan pelajar SMP-SMA/sederajat. Pelatihan ini merupakan perdana digelar para jurnalis di Kabupaten Malinau ini. Kegiatan berlangsung pada 16 hingga 17 Maret 2022 bertempat di ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau.

Dalam kegiatan pelatihan ini, Panitia Pelaksana tidak serta-merta ingin menggiring para pelajar untuk menjadi seorang jurnalis, namun lebih kepada menanamkan pemahaman yang tepat mengenai literasi media, kaidah dan etika bermedia sosial di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Maupun melawan serta menangkal peredaran berita-berita palsu (hoax).

Menurut Bang Jack, sapaan akrab Wabup Jakaria, kegiatan ini merupakan sebuah terobosan yang selaras dengan program Pemerintah Daerah, karena sangat terkait dengan upaya investasi sumber daya manusia yang juga menjadi tujuan Pemerintah Daerah Malinau kedepannya.

“Ini penting bagi generasi milenial Malinau dalam rangka turut berpartisipasi kedepan dalam membangun Kabupaten Malinau melalui jurnalistik, paling tidak mereka mengetahui apa itu jurnalistik, bukan menyampaikan berita-berita hoax, paling tidak seperti itu. Karena era globalisasi sekarang ini, berbagai informasi baik yang benar atau pun yang tidak benar ini cepat sekali beredar di masyarakat,” ungkapnya.

“Paling tidak setelah mereka mengikuti pelatihan ini, para murid sudah bisa mengetahui dan memilah mana berita yang bisa diinformasikan pada masyarakat dan mana yang tidak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Malinau, Fureng Elisa Mou dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada Jurkawan dan para Jurnalis di Malinau yang telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi dan tentunya kami sangat mendukung penuh terselenggaranya acara ini. Saya harapkan para siswa kedepan mampu memahami dan telah memiliki wawasan terhadap bidang Jurnalistik di tengah canggihnya teknologi dan digitalisasi informasi,” imbuhnya. (ag)

Pos terkait