MALINAU, cokoliat.com – Bupati Malinau, Wempi W Mawa bersama Wakil Bupati Malinau Jakaria dan FKPD Malinau mendampingi Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Boarding School Muhammadyah Daarut Tafaqquh Kabupaten Malinau.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan awal Ponpes Muhammadiyah Boarding School Darut Tafaqquh berlangsung di Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, pada Selasa (22/2).
Dalam kesempatannya, Bupati Malinau Wempi W Mawa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas di mulainya pembangunan Pondok Pesantren Muhammadyah Boarding School Darut Tafaqquh Malinau tersebut.
Ia menilai, dengan adanya Muhammadiyah Boarding School di Malinau, kedepan akan menjadi sebuah wadah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkarakter sesuai tujuannya beramal dan memiliki akhlak mulia.
“Muhammadiyah Boarding School ini adalah wadah untuk menempa para calon santri dengan konsep pesantren modern. Untuk mendapatkan pendidikan agama islam, secara khusus dalam mempelajari dan sekaligus menerapkan ilmu agama, dengan benar dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya, Rabu (23/2/2022).
Bupati Wempi juga menyebutkan, bahwa Pemerintah Daerah memiliki 5 program unggulan, salah satu diantaranya program Wajib Belajar Malinau Maju yang diharapkan dapat bersinergi dengan sistem pendidikan Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan memiliki karakter.
“Pembangunan Ponpes Muhammadiyah Boarding School ini, merupakan salah satu bentuk dukungan bagi Pemerintah Daerah dalam rangka penyediaan fasilitas pendidikan yang dapat menunjang dan mendukung program Wajib Belajar Malinau Maju,” katanya.
Ia juga berpesan, kepada Pimpinan dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malinau, khususnya panitia pembangunan agar tetap menjalin kerjasama yang baik dalam proses pembangunan Pondok Pesantren hingga selesai sesuai rencana.
Ia berharap, Ponpes Muhammadiyah Boarding School Darut Tafaqquh tersebut terbangun sesuai rencana dan nantinya dapat menjadi mitra Pemerintah Daerah.
“Ini merupakan upaya kita dalam mencetak dan mempersiapkan genereasi muda yang unggul dan berkualitas, baik bagi daerah maupun Negara. Utamanya bagi Kabupaten Malinau yang kita cintai,” imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan, membangun lembaga pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu menghasilkan generasi terbaik guna kemajuan suatu daerah.
Namun, hal itu juga perlu semangat dan kesungguhan, apalagi ketika lembaga pendidikan ini bernaung di bawah nama besar Muhammadiyah.
“Hal ini tentu membawa dampak yang nyata dan turut serta membangun dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas, khususnya melalui pendidikan Agama Islam di Provinsi Kalimantan Utara,” ucapnya.
“Tentunya sebagai seorang Gubernur, saya menyambut baik atas kehadiran Ponpes Muhammadiyah Boarding School ini. Semoga pembangunan gedung Ponpes Muhammadiyah dapat berjalan lancar tanpa kendala sampai peresmiannya nanti,” ungkapnya.
Menurutnya, peletakan batu pertama ini merupakan awal proses dan kedepan masih banyak hal yang harus dilakukan khususnya oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Malinau dalam masa pembangunan gedung Ponpes tersebut.
“Kami tentunya akan terus memberikan dukungan moril dan doa, sampai gedung Ponpes ini selesai terbangun dan dapat digunakan,” pungkasnya. (ag)




































