COKOLIAT.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelayanan publik dan pembangunan di wilayah perbatasan berjalan efektif.
Salah satu langkah strategis dilakukan melalui audiensi antara Gubernur Kaltara, Dr. Zainal A. Paliwang, dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/11/2025).
Pertemuan tersebut menyoroti persoalan aksesibilitas dan dukungan logistik di wilayah perbatasan seperti Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, yang hingga kini masih bergantung pada transportasi udara untuk mobilitas pemerintahan maupun distribusi bahan kebutuhan dasar.
Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara membutuhkan dukungan pesawat dari TNI AU untuk mendukung agenda Forkopimda ke wilayah Krayan, yang melibatkan lebih dari 30 perangkat daerah.
Kunjungan tersebut direncanakan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan, pengawasan, serta konsolidasi program lintas sektor di daerah perbatasan.
“Wilayah seperti Long Bawan tidak mudah dijangkau dengan jalur darat. Dukungan dari TNI AU sangat membantu kami memastikan pelayanan pemerintahan dan pembangunan di sana tetap berjalan,” ujar Zainal.
Selain urusan mobilitas, pertemuan juga membahas rencana pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Long Bawan yang akan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di daerah perbatasan.
Inisiatif tersebut dinilai penting untuk menjamin pemenuhan gizi dan mendukung kualitas sumber daya manusia di kawasan terpencil.
Gubernur Zainal menegaskan, kerja sama dengan TNI AU bukan semata terkait transportasi, tetapi juga bagian dari strategi penguatan ketahanan wilayah dan kedaulatan negara.
“Kaltara adalah beranda terdepan Indonesia. Sinergi dengan TNI AU sangat strategis bukan hanya untuk logistik pemerintahan, tetapi juga menjaga kehadiran negara di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyatakan komitmen TNI AU untuk terus mendukung pemerintah daerah, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan nasional di wilayah strategis seperti Kaltara.
“Wilayah perbatasan memiliki peran penting dalam pertahanan negara. TNI AU siap mendukung program pemerintah daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat dan menjaga stabilitas nasional,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pertahanan-sipil antara TNI AU dan Pemprov Kaltara, dengan fokus pada peningkatan konektivitas udara, penguatan logistik daerah, serta pelayanan publik di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.(dkisp).
