MALINAU, cokoliat.com – Masyarakat di Desa Tanjung Lapang Seberang, Kecamatan Malinau Barat , Kabupaten Malinau, utamanya Kelompok Tani Sanduk Bange saat ini mengharapkan adanya bantuan pembangunan saluran irigasi dan akses transportasi untuk mengangkut hasil panen. Sebab, irigasi yang ada sekarang masih bersifat manual dan kurang maksimal.
Kepala Desa Tanjung Lapang, Yusia Yusuf mengatakan, adapun persoalan dan kendala yang masih didalami para Petani di Desa Tanjung Lapang Seberang, diantaranya Kelompok Tani Sanduk Bange ialah pembangunan saluran irigasi yang juga harus menggunakan alat berat.
“Mengingat masih banyak areal persawahan di wilayah ini, belum dapat berfungsi dengan baik. Dikarenakan terendam air yang tidak bisa dialirkan,” ucapnya, dalam kegiatan Panen Bersama jajaran Pemkab Malinau, di areal persawahan Kelompok Tani Sanduk Bange, Desa Tanjung Lapang Seberang, Jum’at (21/1/2022).
Yusia menambahkan, para Petani juga membutuhkan adanya akses transportasi khususnya di areal persawahan dan perkebunan untuk mengangkut hasil panen para Petani.
“Akses transportasi dibutuhkan karena sangat jauh jika mengangkut hasil panen apabila lewati jalur darat dan sangat rawan bahaya bila melewati jalur sungai, terlebih saat tengah banjir,” jelasnya.
Untuk itu, ucapnya, dari pihak Desa yang mewakili aspirasi masyarakatnya, ia mengusulkan kepada jajaran Pemerintah Daerah Malinau untuk segera membangun jembatan penyeberangan untuk akses para Petani di wilayah tersebut.
Disamping itu, Kades Yusia Yusuf menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih atas atensi Pemerintah Daerah dalam memajukan kesejahteraan para Petani di Desanya.
“Secara khusus kami berterima kasih kepada jajaran Pemkab Malinau, karena telah memberikan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan Petani dengan Program Petani Sehat,” ucapnya.
I
a menyebutkan, jumlah Kelompok Tani yang berada di wilayah Desa Tanjung Lapang Seberang berjumlah 10 Kelompok Tani.
“10 Kelompok Tani berada di Desa Tanjung Lapang Seberang. Dengan luas lahan 47,9 Hektar,” jelasnya.
Menurut perhitungan BPS Malinau, produktivitas para Petani di Desa Tanjung Lapang Seberang tersebut, produktivitas mencapai 3,7 Ton per Hektar gabah kering panen.
Sedangkan progres jalan Tani di wilayah tersebut dalam capaian program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Malinau, Kades Yusia Yusuf memaparkan sudah mencapai 2 Kilometer. Sekaligus pembukaan jalan baru sepanjang 2 Kilometer yang dilakukan secara swadaya bersama masyarakat Desa dan dibantu oleh OPD Pemkab Malinau terkait
Terakhir, pihaknya pun berharap usai kunjungan Bupati Malinau dan jajarannya, semua aspirasi dan persoalan yang telah disampaikan masyarakat khususnya Kelompok Tani kepada Pemerintah Daerah agar segera diserap dan direalisasikan. (ag)
