KANALPUBLIK.COM, MALINAU – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, memicu kepanikan warga, Selasa (12/25).
Pantauan kanalpublik.com hingga siang hari menunjukkan stok Pertalite di tingkat pengecer dan pom mini di sejumlah titik sudah kosong. Kondisi ini membuat warga berbondong-bondong mengantre di Pertashop dan pom mini yang masih memiliki persediaan.
Salah satu antrean panjang terlihat di pom mini Jalan Raja Alam, Malinau Kota. Menariknya, antrean tidak hanya diisi warga Malinau, tetapi juga pengendara dari Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.
Tini, warga Malinau Seberang yang ikut mengantre, mengaku baru pertama kali menyaksikan antrean panjang terjadi di tingkat pengecer.
“Biasanya antre panjang itu di SPBU, sekarang justru di pom mini. Memang lagi susah,” ujarnya.
Ia mengatakan sejak pagi telah berkeliling mencari Pertalite eceran dalam botolan, namun seluruhnya sudah habis.
“Pom mini tinggal ini, itu pun infonya mau habis,” katanya.
Kondisi kelangkaan semakin diperparah dengan beredarnya informasi melalui pesan dan grup WhatsApp yang menyebutkan stok Pertalite diperkirakan akan sulit hingga momen Natal dan Tahun Baru 2026.
Tini mengaku turut menerima informasi tersebut. Menurut keterangan pengecer, kelangkaan ini diperkirakan berlangsung cukup lama.
“Intinya kita jaga-jaga. Jangan sampai kehabisan. Selain isi motor, saya juga isi di botol. Kalau benar, setidaknya ada cadangan,” tuturnya. (kp01)




































