KANALPUBLIK.COM, JAKARTA SELATAN – Polisi mengungkap motif pengeroyokan terhadap dua mata elang (matel) yang berujung tewas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut dipicu oleh upaya penarikan sepeda motor oleh dua debt collector terhadap kendaraan yang digunakan para tersangka.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kendaraan yang menjadi objek penarikan merupakan motor yang digunakan oleh anggota. Situasi tersebut kemudian memicu terjadinya pengeroyokan.
“Kendaraan tersebut hendak ditarik oleh debt collector, sehingga hal inilah yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut,” ujar Trunoyudo.
Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiyardi, menyebut bahwa para korban mendatangi lokasi dengan maksud mengambil motor yang digunakan tersangka.
“Debt collector tersebut memang bermaksud mengambil kendaraannya,” jelas Ressa.
Lebih lanjut, Trunoyudo mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan analisis di lapangan, penyidik telah menetapkan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
“Keenam tersangka merupakan anggota Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri,” terangnya.
Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut guna mengungkap secara menyeluruh peran masing-masing tersangka serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.(*)






























