KANALPUBLIK.COM,MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.H., bersama Tim Pemantauan dan Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malinau melakukan pengecekan langsung ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Beringin, Desa Malinau Kota, Jumat (12/25).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi inflasi daerah tetap terkendali, khususnya menyikapi kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dan memicu keresahan masyarakat.
Jakaria menjelaskan bahwa kelangkaan BBM sebelumnya bukan disebabkan oleh berkurangnya pasokan, melainkan karena kendala teknis dalam proses perizinan pengangkutan BBM.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, pihak SPBU Beringin menyampaikan bahwa stok BBM masih dalam kondisi aman. Saat ini tersedia sekitar 90 kiloliter Pertalite dan 30 kiloliter Solar, yang diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga satu minggu ke depan,” ujar Jakaria.
Ia menambahkan, pasokan BBM selanjutnya dijadwalkan kembali masuk pada 27 atau 28 Desember 2025, sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Selama ini, kuota tersebut dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Malinau.
Pemerintah daerah, lanjut Jakaria, juga memastikan bahwa stok BBM hingga 31 Desember 2025 tetap terjamin. Sambil menunggu penyelesaian proses perizinan pihak ketiga, pemerintah memberikan dukungan agar distribusi BBM tetap berjalan normal.
“Alhamdulillah, pemerintah menjamin ketersediaan BBM sampai akhir tahun. Ke depan, pihak penyedia diharapkan segera melengkapi seluruh perizinan agar distribusi BBM dapat berjalan lancar dan tidak kembali menimbulkan kelangkaan,” jelasnya. (*)




































