MALINAU, cokoliat.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2022 mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Guna percepatan pencairan dana BPNT Kementerian Sosial menggandeng PT Pos Indonesia untuk mengantarkan dana bansos bahkan hingga ke rumah penerima atau secara door to door.
Kepala Kantor Pos Cabang Malinau, Paulus Tama Yunian Arco Putra, mengatakan, dana BPNT 2022 semula berisikan saldo sebesar Rp 200 ribu per bulan.
Namun, pada awal penyaluran kali ini BPNT 2022 akan disalurkan berupa uang dan secara rapel dari Januari hingga Maret 2022.
Jadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan langsung menerima uang tunai sebesar Rp 600 ribu.
Paulus menjelaskan, untuk jumlah penerima bansos (BPNT) atau keluarga penerima manfaat di Kabupaten Malinau berjumlah 2.775 yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Malinau, meliputi 15 kecamatan.
“Kantor Pos Cabang Malinau pada proses distribusi BPNT yang saat ini bisa ter-cover secara langsung dan cepat ke masyarakat itu masih minim, yakni hanya di 4 kecamatan,” ucapnya, Minggu (27/2/2022).
Kemudian, tambahnya, ada 3 kecamatan lainnya yang memiliki kesulitan akses berskala standar dan sedang. Sisanya akan di masukkan pada kelompok distribusi yang cukup sulit dalam proses distribusi BPNT ke masyarakat secara langsung.
Ia menyebutkan, untuk pencarian BPNT sembako tunai di Kabupaten Malinau, secara serentak memang telah di lakukan secara terjadwal, mulai tanggal 20 Februari 2022 dengan batas terakhir yaitu tanggal 5 Maret 2022.
Terkait mekanisme penyaluran BPNT ke masyarakat KPM, Paulus merinci ada 3 metode penyaluran.
Pertama, penyaluran di komunitas atau internal. Kedua, distribusi langsung ke rumah warga atau KPM. Ketiga, disalurkan melalui Kantor Pos cabang Malinau.
“Proses penyaluran yang metode pertama, kita bekerjasama dengan pihak Pemerintah Daerah terutama di tingkat kecamatan dan desa. Hal itu untuk membantu terkait penentuan tempat penyaluran BPNT yang central sehingga dapat di jangkau oleh semua warga (Keluarga Penerima Manfaat),” urai Paulus.
Ia menambahkan, didalam kerjasama penyaluran BPNT, ada pula bidang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di setiap kecamatannya, untuk membantu memonitor penyaluran tepat sasaran kepada KPM dan digunakan sebagai mana mestinya.
Kemudian, proses penyaluran metode kedua, Kantor Pos cabang Malinau akan menyalurkan dana ke rumah masing-masing warga KPM.
“Adapun ada beberapa syarat yang akan ditinjau dalam penyaluran langsung bantuan tersebut. Diantaranya, yang menjadi prioritas ialah warga lanjut usia, sakit dan tidak bisa berjalan. Petugas kami akan on the spot langsung ke rumah masing-masing KPM,” ungkapnya.
Lalu, proses penyaluran metode ketiga, ialah pencarian dana langsung di Kantor Pos cabang Malinau.
Hal ini berlaku bagi warga yang pada metode pencarian dana yang pertama dan kedua tidak dapat hadir.
“Apabila ada warga terdaftar ingin mencairkan dana nya langsung di Kantor Pos Cabang Malinau, kita juga fasilitas,” imbuhnya.(ag)




































